header


Artikel

INDONESIA

Diabetes, Membaca Tingkat Gula Dalam Darah
Kefir Meringankan Diabetes
Pengelolaan Diabetes Melitus Secara Tepat
Tahapan Diabetes
Probiotik Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

ENGLISH

Complete Treatment For Diabetes Mellitus

Related Link
The Body Ecology Diet and Kefir
A Probiotic Gem Cultured with a Probiotic Jewel
Kefir (Wikipedia)
Kefir Susu Fermentasi Pengobat Alergi
 



PENGELOLAAN DIABETES MELITUS SECARA TEPAT

DIABETES MELITUS (DM) merupakan penyakit menahun yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang melebihi nilai normal. Apabila dibiarkan tidak terkendali, DM dapat menimbulkan penyulit atau Komplikasi yang dapat berakibat fatal, misalnya terjadi Penyakit Jantung Koroner, Gagal Ginjal, kebutaan, dan lain-lain. Yang pada akhirnya akan menyebabkan kematian.

PEMERIKSAAAN LABORATORIUM UNTUK PENGELOLAAN DM

1. Panel Evaluasi Awal
Glukosa Puasa, Mikroalbumin, Cholesterol HDL, Glukosa 2 Jam PP, Kreatinin, Cholesterol LDL direk, Hematologi Rutin, Albumin/Globulin, Trigliserida, Urine Rutin, GPT, Fibrinogen, HbA1c (A1C), Chlesterol Total.
• Dilakukan segera setelah didiagnosis DM
• Tujuan pemeriksaan :
a. Menentukan penanganan yang tepat
b. Deteksi risiko terjadinya komplikasi

2. Panel Pemantauan 1
Glukosa Puasa, Glukosa 2 Jam PP, HbA1c (A1C).
• Dilakukan setiap 3 bulan sekali atau sesuai petunjuk dokter
• Tujuan pemeriksaan :
a. Menilai pengendalian DM
b. Menilai keberhasilan terapi

3. Panel Pemantauan 2
Glukosa Puasa, Albumin/Globulin, Trigliserida, Glukosa 2 Jam PP, GPT, Fibrinogen, HbA1c (A1C), Cholesterol Total, Mikroalbumin, Cholesterol HDL, Kreatinin, Cholesterol LDL direk.
• Dilakukan setiap 1 tahun sekali atau sesuai petunjuk dokter
• Tujuan pemeriksaan :
- Menilai pengendalian DM
- Menilai keberhasilan terapi
- Deteksi faktor resiko yang memicu terjadinya komplikasi

PEMERIKSAAN MIKROALBUMIN
Mendeteksi Komplikasi Pada Ginjal & Kardiovaskular

• Mikroalbuminuria
Mikroalbuminuria merupakan indikasi adanya gangguan glomerulus pada stadium dini, dimana gangguan dapat diperbaiki/diobati sementara bila terjadi gagal ginjal, maka pengobatan sulit dilakukan.

 

• Manfaat Pemeriksaan Mikroalbumin (MAU)
1. Diagnosis dini nefropati diabetik
2. Memperkirakan morbiditas penyakit kardio-vaskular dan mortalitas pada pasien DM

• Jadwal Pemeriksaan Mikroalbumin
1. Untuk DM Tipe 1, diperiksa pada masa pubertas atau setelah 5 tahun didiagnosis DM
2. Untuk DM Tipe 2 :
- Untuk pemeriksaan awal setelah diagnosis ditegakkan
- Secara periodik setahun sekali atau sesuai petunjuk dokter

PEMERIKSAAN HbA1c ATAU A1C
Dapat memperkirakan Risiko Komplikasi Akibat DM

• HbA1c atau A1C
1. Jumlah A1C yang terbentuk, tergantung pada kadar glukosa darah
2. Kadar A1C mencerminkan kadar glukosa darah rata-rata dalam jangka waktu 2-3 bulan sebelum pemeriksaan

• Manfaat Pemeriksaan A1C
1. Menilai kualitas pengendalian DM
2. Menilai efek terapi atau perubahan terapi setelah 8-12 minggu dijalankan

• Tujuan Pemeriksaan A1C
Mencegah terjadinya komplikasi (kronik) diabetes karena:
1. A1C dapat memperkirakan risiko berkem-bangnya komplikasi diabetes
2. Komplikasi diabetes dapat muncul jika kadar glukosa darah terus-menerus tinggi dalam jangka panjang
3. Kadar glukosa darah rata-rata dalam jangka panjang (2-3 bulan) dapat diperkirakan dengan pemeriksaan A1C

• Jadwal/Frekuensi Pemeriksaan A1C
1. Untuk evaluasi awal setelah diagnosis DM dipastikan
2. Secara periodik (sebagai bagian dari pengelolaan DM) yaitu:
- Setiap 3 bulan (terutama bila sasaran pengobatan belum tercapai), atau
-Minimal 2 kali dalam setahun

DM harus dikelola dan dikendalikan dengan baik agar seseorang dengan DM dapat merasa nyaman dan sehat, serta terjadinya komplikasi dapat dicegah atau setidaknya dihambat.

 

 

 

Design By WebBisnisku.com
Web design and Hosting